Senin, 16 Oktober 2017

Intro

H A I ! Who's your Inspiration ?

 Assalamualaikum, perkenalkan saya Agies Salmainsyah. Panggil saja Agies. J
Haloo ini awal pertama saya menulis banyak (mungkin) here I am want to tell someone who inspired me hehe maaf grammar tak karuan…
Who is she? She is Angella Fransisca. Siapa dia? Artis? Bukan. Penyanyi? Bukan. Aktris? Bukan. Atlet? Bukaaan. Dia adalah perempuan usia 25 tahun saat ini. Saya tidak mengenal dia, tapi saya sangat terinspirasi dengan perjalanan hijrahnya yang menurut saya pribadi sangat berat dan menginspirasi banyak kaum hawa yang bimbang tak menentu dengan masa depannya nanti, jodoh yang tak kunjung dating, intinya seputar dunia perasaan. Dan kisah ini akan sangat menginspirasi mereka yang sedang dilanda gundah gulana.
Angella Fransisca, perempuan 23 tahun saat itu yang baru saja lulus kuliah di Jerman. Awalnya ia kuliah di perguruan tinggi swasta di Jawa Barat. Kisah hijrahnya berawal dari dia yang ingin menikah dengan pacarnya yang telah lama bersamanya. Angella atau biasa di panggil teh Angie ini memiliki kakak kandung laki-laki. Ayah dan Ibu mereka berpisah sudah lebih dari 5 tahun. Kala itu teh Angie meminta restu ibunya yang berdomisili di pesantren, teh Angie sangat ingin menikah muda. Namun, ibunya tidak semudah itu meng-iyakan permintaan teh Angie untuk menikah dengan pacarnya. Ibunya memberikan syarat dengan meminta pacar teh Angie menimba ilmu di pesantrennya selama setahun untuk dapat menilai sikap dan sifat pacar teh Angie. Lambat laun hubungan itu berakhir.
teh Angie tidak berhijab kala itu, Ia adalah perempuan cantik yang penuh talenta. Berlanjut mengenai kisah cintanya yang usai dengan pacarnya. teh Angie berniat hijrah dengan tuntunan ibunya diawali dengan berhijab dahulu.
Seorang laki-laki datang dan berniat meminang teh Angie untuk dijadikan istri. Sama halnya dengan mantan pacar teh Angie, ibu teh Angie juga mengajukan syarat yang sama yakni menimba ilmu di pesantren selam setahun. Syarat itupun berhasil dilalui, sampai pada akhirnya tiba hari pernikahan mereka. teh Angie tiba-tiba goyah dan membatalkan semuanya. Hal ini terjadi karena teh Angie tergoyah dengan seleb yang membuat seleb yang membuat  teh Angie  membatalkan pinangannya. Apa kata laki-laki yang meminangnya tadi? “Tidak apa-apa Ummi, kalau memang Angel tidak mau jangan dipaksa. Saya akan tetap nyantri di sini.” membatalkan pinangannya. Apa kata laki-laki yang meminangnya tadi? “Tidak apa-apa Ummi, kalau memang Angel tidak mau jangan dipaksa. Saya akan tetap nyantri di sini.”
Begitu banyak halangan melintang untuk laki-laki ini meminang teh Angie. teh Angie yang bingung dengan pilihan dan perasaannya. Namun jika Allah berkehendak lain, ridho Allah adalah ridho orangtua. Hampir tiga kali lamaran laki-laki ini batal sepihak oleh teh Angie. Namun, Alhamdulillah. Allah berkehendak jodoh teh Angie adalah dia. Laki-laki yang sabar menanti teh Angie dengan penuh ridho Allah. Jika saja saat itu Teh Angie  sudah mengerti, hanya agama yang dapat menjamin kebahagiaan hidup dunia dan akhirat pastilah ia lebih memilih laki-laki yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya untuk menjadi pembimbing jalannya. Tapi ia belum mengerti, ia belum banyak mengaji, maka begitulah jadinya.
Pada saat hari pernikahan berlangsung pun, teh Angie masih belum bisa ikhlas bahwa dia telah berjodoh dengan laki-laki itu. teh Angie berniat kabur pada saat H-1 hari pernikahan. Bahkan teh Angie tidak mau disentuh jika nanti telah Sah menjadi suami istri. Namun Allah Maha Membolak balikkan hati manusia. Siapapun dia, apapun dia. Allah Maha Berkehendak. Sesi foto usai akadpun berlangsung, MashaAllah, karena sudah menandatangai perjanjian bermaterai yang tidak diketahui keluarganya, si laki-laki yang kini telah menjadi suami Teh Angel itu tidak berani menggenggam tangan istrinya lebih dulu. Tapi mana ada sesi foto tanpa adegan cium tangan. “Apa yang orang pikirkan kalau kami tidak cium tangan?” pikir Teh Angel. Ia pun mengulurkan tangannya untuk mengambil dan mencium tangan suaminya. Dan itu membuatnya tersengat oleh sentuhan cinta. Haru ya rasanya. Allah Maha Berkehendak. Keikhlasan teh Angie disini dibalas dengan kebahagiaan yang tiada akhir. Pilihannya hijrah dan meninggalkan dunia lamanya untuk lebih baik. Rasa itu tidak akan pernah dimengerti oleh perempuan yang membiarkan dipegang dan disentuh laki-laki yang bukan muhrimnya. Rasa yang melangit itu selamanya hanya milik mereka yang menjaga kesucian dirinya. Dan rasa itu membuat teh Angie (pada akhirnya) merasakan dirinya jatuh cinta pada laki-laki yang kini menjadi suaminya itu.
Kini, di tahun ini teh Angie sudah memiliki balita perempuan lucu berusia 1 tahun yang tumbuh sehat, lucu dan menggemaskan. teh Angie pun juga menjadi pengusaha butik busana muslim yang tergolong sukses, bahkan saking saya terinspirasi padanya saya membeli dan penasaran pada produk yang teh Angie jual. Menginspirasi bukan? Hijrah dan keikhlasan beliau dalam kehidupan.








Alhamdulillah sekian cerita singkat saya yang menginspirasi saya untuk “Ikhlas dijalan Allah, Allah Maha Membolak balikkan hati manusia” “Indahnya cinta tanpa ikatan haram sebelum halal”. Mashaallah saya haru dan merasa malu karena saya masih harus lebih banyak lagi belajar agama dan ikhlas yang sesungguhnya. Belajar menahan dan ingat bahwa Allah adalah sebaik-baiknya Dzat yang Maha Besar.
Sekian tulisan saya disini, sebenarnya disini tidak semata karena ada tugas saya menulis. Tapi saya ingin menceritakan kisah yang inspiratif dan sensitive di kalangan remaja perempuan maupun dewasa muda saat ini.
Tulisan ini saya tulis dengan apa yang telah saya baca pada social media milik beliau serta melihat dari tulisan blogger berikut http://www.habibasyrafy.com/2016/10/kisah-pemilik-butik-gamis-syari-atelier-angelina.html.
Saya meminta maaf apabila ada kesalahan kata maupun kalimat pada penulisan tugas saya ini. Sekian tulisan saya, semoga kita bias menjadi manusia lebih baik dan berusaha memperbaiki diri kita dan orang lain tanpa menyakiti.
Wassalamualaikum J
Agies,